Tuesday, September 15, 2026

Manchester United vs Man City Ramai Dicari di Google, Ini Klasemen dan Sorotan Derbynya

Share

Manchester United vs Man City menjadi salah satu topik sepak bola yang ramai dicari di Google Indonesia setelah Derby Manchester berlangsung di Old Trafford, Minggu (13/9/2026).

Pertandingan dua rival sekota tersebut menyisakan banyak cerita. Manchester City berhasil menang 1-0 meski bermain dengan 10 pemain selama lebih dari satu jam. Phil Foden mendapat kartu merah pada babak pertama, sementara Erling Haaland menjadi penentu kemenangan lewat gol yang kemudian memicu kontroversi VAR.

Hasil derby juga membuat posisi kedua klub di Premier League semakin berbeda. Manchester City masih sempurna setelah empat pertandingan, sedangkan Manchester United mulai tertinggal cukup jauh dari papan atas.

Klasemen Manchester United vs Man City Setelah Derby

Kemenangan di Old Trafford membuat Manchester City mengoleksi 12 poin dari empat pertandingan.

The Citizens mencatat empat kemenangan beruntun dan berada di posisi kedua Premier League, hanya berada di belakang Arsenal karena selisih gol.

Situasi berbeda dialami Manchester United. Setan Merah baru mengumpulkan empat poin dari empat pertandingan dan berada di peringkat ke-13 setelah kalah dalam derby.

TimPosisiMainPoin
Manchester City2412
Manchester United1344

Dengan demikian, jarak kedua klub sudah mencapai delapan poin meski Premier League baru memasuki awal musim.

Tidak heran jika klasemen Manchester United vs Man City ikut menjadi perhatian setelah pertandingan.

Manchester United vs Man City Berubah Sejak Kartu Merah Foden

Derby berjalan cukup seimbang pada awal pertandingan sebelum Phil Foden mendapat kartu merah langsung pada menit ke-23.

Foden terlibat insiden dengan Bruno Fernandes dan dinilai melakukan tindakan balasan. City akhirnya harus bermain dengan 10 orang untuk sebagian besar pertandingan.

Situasi tersebut seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Manchester United.

Tuan rumah memang mendapatkan beberapa peluang. Marcus Rashford dan Kobbie Mainoo bahkan sama-sama sempat menghantam tiang gawang.

Namun United gagal mengubah keunggulan jumlah pemain menjadi gol.

City justru tampil disiplin. Mereka memilih bermain lebih rapat dan menunggu kesempatan menyerang ketika United kehilangan bola.

Haaland Jadi Penentu Manchester United vs Man City

Momen penentu datang pada menit ke-60.

Josko Gvardiol mengirimkan bola ke depan dan Erling Haaland berhasil menyelesaikannya menjadi gol.

Awalnya hakim garis menyatakan Haaland berada dalam posisi offside. Setelah pemeriksaan VAR, keputusan tersebut dibatalkan karena Patrick Dorgu dinilai membuat Haaland tetap berada dalam posisi sah.

Gol itu membuat Manchester United vs Man City berubah menjadi 0-1.

United mencoba meningkatkan tekanan pada sisa pertandingan, tetapi pertahanan City mampu bertahan. Gianluigi Donnarumma juga melakukan penyelamatan penting pada menit akhir untuk memastikan tiga poin tetap menjadi milik tim tamu.

Kontroversi VAR Bikin Derby Makin Panas

Meski Haaland dinilai tidak offside, masalah sebenarnya muncul dari posisi Enzo Fernandez.

Fernandez berada dalam posisi offside dan mencoba memainkan bola sebelum Haaland mencetak gol. Saat pertandingan berlangsung, VAR menilai keberadaannya tidak cukup memengaruhi permainan sehingga gol tetap diberikan.

Namun setelah pertandingan, badan wasit Pro Ref mengakui adanya kesalahan dalam proses tersebut.

Menurut Pro Ref, situasi Fernandez merupakan keputusan subjektif mengenai keterlibatan pemain dalam posisi offside. VAR seharusnya meminta wasit melihat insiden tersebut melalui on-field review sebelum mengambil keputusan akhir.

Pro Ref juga menghubungi Manchester United untuk mengakui kesalahan penilaian tersebut.

Kontroversi itu membuat hasil Manchester United vs Man City semakin ramai dibicarakan setelah pertandingan berakhir.

MU Gagal Manfaatkan Keunggulan Pemain

Bagi Manchester United, kekalahan kali ini terasa lebih menyakitkan karena mereka bermain dengan jumlah pemain lebih banyak selama lebih dari satu jam.

United mendapatkan kesempatan mengontrol pertandingan, tetapi gagal menemukan penyelesaian akhir.

Michael Carrick juga mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap keputusan VAR, terutama setelah badan wasit kemudian mengakui bahwa proses pengambilan keputusan terhadap gol Haaland seharusnya dilakukan secara berbeda.

Padahal beberapa hari sebelumnya United baru mendapatkan momentum positif setelah menang besar di Liga Champions.

Derby seharusnya menjadi kesempatan mereka membuktikan bahwa performa tersebut bisa dibawa ke Premier League.

Sebaliknya, hasil ini membuat United masih berada di papan tengah dengan empat poin.

Man City Tunjukkan Mentalitas Kuat

Bagi Manchester City, kemenangan ini punya nilai lebih dari sekadar tiga poin.

Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-23 lalu tetap mampu menang di kandang rival menunjukkan ketahanan mental tim asuhan Enzo Maresca.

City tidak mencoba bermain terlalu terbuka setelah kehilangan Foden. Mereka menjaga organisasi, menunggu momentum, lalu memanfaatkan satu peluang penting melalui Haaland.

Haaland juga kembali menunjukkan perannya sebagai pemain pembeda.

Ketika pertandingan berlangsung ketat dan peluang sangat terbatas, striker asal Norwegia tersebut tetap mampu menghasilkan gol yang menentukan hasil akhir.

Manchester United vs Man City Tinggalkan Banyak Cerita

Pada akhirnya, Manchester United vs Man City bukan hanya menghasilkan kemenangan 1-0 bagi The Citizens.

Ada kartu merah Phil Foden, peluang Manchester United yang membentur tiang, gol Erling Haaland, kontroversi VAR, hingga pengakuan badan wasit setelah pertandingan.

Hasil tersebut juga memperlihatkan perbedaan situasi kedua klub pada awal musim.

City mengoleksi 12 poin sempurna dan terus berada dalam persaingan papan atas. United hanya memiliki empat poin dan harus segera memperbaiki konsistensi mereka.

Musim masih panjang, tetapi klasemen Manchester United vs Man City setelah empat pertandingan sudah memberikan gambaran menarik.

Bagi City, Derby Manchester kembali menjadi malam yang menghasilkan tiga poin penting.

Bagi United, pertandingan ini meninggalkan satu pertanyaan besar: bagaimana mereka bisa gagal memanfaatkan keunggulan jumlah pemain selama lebih dari satu jam?

Baca Juga: Jadwal Liga Inggris 2026/27 Lengkap: Pekan 1–38, Big Match dan Jadwal Premier League

Read more

Local News